Aku dan Tiga Kakakku
Aning rela berkorban demi Nando, pria yang ia cintai hingga kehilangan segalanya. Dikhianati dan identitasnya direbut, ia kembali ke keluarganya dan menemukan kekuatan baru. Dengan dukungan tiga kakaknya, Aning bersiap membalikkan keadaan.
Rekomendasi untuk Anda





Tarian Sumpit yang Membuat Jantung Berdebar
Gerakan sumpitnya yang lincah, lalu tatapan tajam saat dia menatapnya—semua detail kecil ini membuat Aku dan Tiga Kakakku terasa hidup. Bahkan ketika dia tertidur di meja, ekspresi lelahnya masih manis. Ini bukan cuma drama, ini *vibe* cinta yang nyata 💫
Dia Bangun, Dia Bawa, Dia Letakkan
Adegan menggendong dengan satu tangan sambil tetap tenang? Iconik. Di Aku dan Tiga Kakakku, tidak perlu dialog panjang—gerak tubuhnya sudah bercerita tentang rasa sayang yang dalam. Kamera yang mengikuti dari belakang meja sampai ranjang? Sempurna. ❤️
Anggur, Makanan, dan Satu Kata: 'World'
Kemeja putihnya bertuliskan 'world'—ironis, karena saat itu dunianya hanya dia. Gelas anggur yang diteguk, lalu tiba-tiba... pingsan. Aku dan Tiga Kakakku sukses membuat kita ikut khawatir, lalu lega, lalu *sigh*... romantis banget sih 😅
Cahaya Lembut, Napas Pelan, dan Ciuman yang Ditunda
Adegan dekat di ranjang dengan lens flare lembut—ini bukan sekadar ciuman, ini janji yang belum diucapkan. Aku dan Tiga Kakakku mengerti: kadang yang paling berdetak keras adalah jarak antara dua bibir yang hampir bersentuhan. Slow motion-nya membuat napas kita ikut tertahan 🌙
Makan Malam yang Berakhir di Ranjang
Dari santap malam yang penuh senyum hingga kejutan di kamar—Aku dan Tiga Kakakku memang jago bikin deg-degan! Ekspresi mereka saat berinteraksi begitu natural, seperti kita sedang menyaksikan momen nyata. Pencahayaan hangat di kamar benar-benar memperkuat chemistry mereka 🌹