Cinta dan Ambisi
Gadis pabrik kelas bawah, Tania, memanfaatkan taruhan cinta pewaris kaya, masuk kampus ternama. Tiga tahun kemudian, dia menggunakan sumber daya keluarga Wijaya untuk berbisnis, menghadapi boikot, memperkuat timnya, dan akhirnya mengalahkan Raka dan ibunya, membawa Perusahaan Cahaya ke puncak.
Rekomendasi untuk Anda




印尼.jpg~tplv-vod-rs:651:868.webp)
Kantin sebagai Panggung Kecil Harapan
Dalam kantin sederhana, percakapan tentang buku dan nasi terlihat biasa, tetapi di baliknya tersimpan perjuangan yang diam-diam. Cinta dan Ambisi tidak selalu berlari—kadang ia duduk, makan, lalu tersenyum pelan. 🍚📖
Rambut Berwarna & Ekspresi yang Berbicara
Rambut pirang di tengah seragam abu-abu bukan sekadar gaya—ia adalah pemberontakan halus terhadap rutinitas. Dalam Cinta dan Ambisi, bahkan sendok pun dapat menjadi alat komunikasi emosional. 😅🥢
Buku Bahasa Inggris vs. Hati yang Tak Bisa Diterjemahkan
Ia memegang buku 'Bahasa Inggris', tetapi tatapannya berbicara dalam bahasa lain: keraguan, harapan, dan ketakutan akan kehilangan. Cinta dan Ambisi mengajarkan: terkadang, yang paling sulit diterjemahkan adalah perasaan kita sendiri. 💔📚
Dua Dunia, Satu Payung, Satu Cerita
Dari jalanan yang diguyur hujan ke kantin berseragam—Cinta dan Ambisi memadukan dua realitas dengan elegan. Mereka tidak lari dari kenyataan, melainkan belajar hidup di dalamnya, satu gigitan nasi, satu tetes hujan, satu napas harapan. ☔❤️
Payung Transparan yang Menyembunyikan Rasa
Di bawah hujan salju, payung bening menjadi simbol kerapuhan Cinta dan Ambisi—ia melindungi, namun tidak menyembunyikan kecemasan di mata mereka. Setiap butir salju bagai detak jantung yang penuh keraguan. 🌧️✨