PreviousLater
Close

Memberantas Pembullyan Episode 17

like2.0Kchaase1.6K

Memberantas Pembullyan

Refan Yotte, pewaris geng besar, memiliki kemampuan bela diri yang tak tertandingi. Awalnya Refan tak ingin menonjol, dan berteman orang yang sering dibully, Dudi, dan gurunya, Vindy. Suatu ketika Refan marah, dia tak lagi mentolerirnya dan melawan para pembully…
  • Instagram

Ulasan episode ini

Perpustakaan Jadi Medan Perang

Siapa sangka suasana tenang perpustakaan bisa berubah jadi arena konfrontasi. Dari baca buku tiba-tiba ada teriakan dan tatapan tajam antar murid. Memberantas Pembullyan nggak cuma soal fisik, tapi juga tekanan mental di tempat yang seharusnya aman. Adegan ini bikin deg-degan meski tanpa kekerasan fisik.

Geng Sekolah Bikin Merinding

Kelompok murid berseragam yang jalan bareng-bareng itu bener-bener bikin suasana mencekam. Tatapan mereka dingin, langkahnya sinkron, kayak mau perang. Memberantas Pembullyan nggak gampang kalau musuhnya sudah terorganisir begini. Penonton pasti ngeri lihat bagaimana satu orang harus hadapi lima lawan sekaligus.

Ekspresi Wajah Jadi Senjata Utama

Tanpa dialog panjang, film ini andalkan ekspresi wajah buat bangun ketegangan. Dari muka kesakitan, marah, sampai tatapan dingin dari atas jendela — semua bicara lebih keras dari kata-kata. Memberantas Pembullyan kadang cuma butuh satu tatapan buat bikin lawan mundur. Aktingnya natural banget!

Sekolah Bukan Tempat Aman Lagi

Dari halaman sekolah sampai ruang baca, nggak ada lagi tempat yang benar-benar aman buat murid. Memberantas Pembullyan jadi misi mustahil kalau guru-guru cuma duduk diam lihat kejadian. Film ini sukses bikin penonton merasa nggak nyaman, karena realitanya memang sering terjadi di sekitar kita.

Adegan Pukulan Wajan Bikin Ngakak

Awalnya dikira serius, eh malah ada adegan murid dipukul pakai wajan di depan toko burger. Ekspresi sakitnya lebay banget tapi justru jadi lucu. Memberantas Pembullyan ternyata pakai pendekatan komedi gelap ya? Penonton dibuat bingung antara kasihan atau ketawa lihat korban bullying yang malah jadi bahan tertawaan teman-temannya.