Kenangan di Lorong Itu
Akibat kebakaran di kilang pakaian, Layla kehilangan ibu bapanya dan terpaksa menumpang hidup dengan saudara. Tempat universitinya dirampas sepupu, Miya, manakala tunangnya, Robin, juga mengkhianatinya. Dalam keadaan terdesak, dia dipaksa berkahwin dengan tukang baiki Martis. Namun di sebalik kemiskinan yang disangka orang, keluarga Jiang rupa-rupanya sangat berada, mampu mengeluarkan emas dan permata sesuka hati.
Cadangan Untuk Anda



马来语.jpg~tplv-vod-rs:651:868.webp)

Siapa sebenarnya yang sedang menilai siapa?
Pengarah acara berdiri tegak, tapi matanya mengelilingi penonton—bukan peserta. Di Kenangan di Lorong Itu, pertandingan bukan tentang kain atau jahitan, tapi tentang siapa berani menghadapi diri sendiri dulu. 😏
Bunga kuning vs kotak-kotak coklat: perang gaya yang sunyi
Xiao Li dengan baju bunga kuning tersenyum lebar, tapi senyuman itu tak sampai mata. Sementara Xiao Mei dalam plaid coklat diam—tapi diamnya berbicara lebih keras dari mikrofon. Kenangan di Lorong Itu bukan drama, ini psikodrama tanpa dialog. 🎭
Dia tidak berjalan ke pentas—dia berlari dari sesuatu
Setiap kali Xiao Mei melangkah, rambutnya bergoyang seperti ingatan yang tak mau dikubur. Pentas merah bukan tempat dia ingin berdiri—tapi satu-satunya tempat untuk akhirnya mengatakan: 'Aku masih di sini.' Kenangan di Lorong Itu memang tak pernah benar-benar pergi. 💫
Banner besar, hati kecil—siapa yang benar-benar menang?
Banner 'Pemenang boleh diambil sebagai pereka' terpampang jelas, tapi tak seorang pun di ruangan itu fokus padanya. Mereka semua menatap Xiao Mei, yang berdiri seperti patung—tak tahu sama ada dia akan menang, atau akhirnya melepaskan beban yang dibawanya sejak Kenangan di Lorong Itu. 🕊️
Dia datang, tapi hati masih di lorong lama
Wajah Xiao Mei penuh ragu ketika masuk ke pertandingan reka bentuk. Bukan tak yakin pada bakatnya, tapi takut pada bayang-bayang masa lalu di Kenangan di Lorong Itu. Setiap langkahnya seperti berjalan di atas kaca—indah, tapi rapuh. 🌸