Aku Bisa Sulap, Bukan Sihir
Roni, kultivator turun gunung yang mau nikah dengan tunangannya, Sinta. Tapi ia malah dipaksa menerima taruhan bernilai triliunan. Lalu dia dan Sinta bersama melakukan pertunjukkan live streaming sulap. Setelah live streamingnya sukses, Roni dan Sinta ikut dalam reality show untuk pasangan, di sana hubungan mereka semakin erat dan akhirnya menikah.
Rekomendasi untuk Anda





Si Penipu dengan Jas Abu-abu & Bulu Hitam
Fendy bukan sekadar sulap—ia adalah ilusi hidup yang berjalan di atas tali tipis antara kebohongan dan kebenaran. Saat ia tersenyum sambil memegang koin, kita tahu: ini bukan trik, ini teater jiwa. 🎩🪙 #AkuBisaSulapBukanSihir
Uang Rp2,1 Miliar? Itu Hanya Awal dari Kebingungan
Saldo Rp2.145.796,48 terlihat di layar—namun siapa sebenarnya yang memiliki uang itu? Di balik angka tersebut, tersembunyi ketakutan, ambisi, dan seorang pria yang duduk di meja oranye, menunggu sesuatu yang tak terlihat datang. 💸🌙
Perempuan dalam Jaket Hitam: Sang Pengarah Tak Terlihat
Ia tidak menyihir, melainkan mengarahkan alur seperti sutradara tak kasatmata. Setiap sentuhan pada lengan sang pria tua, setiap senyum yang muncul tepat saat emosi meledak—ia bukan penonton, melainkan arsitek drama ini. 👠🎭
Di Bawah Jembatan, Semua Ilusi Jadi Nyata
Jembatan raksasa, tali tipis, dan seorang pria yang berjalan di udara—bukan karena ajaib, melainkan karena kita percaya. Aku Bisa Sulap, Bukan Sihir mengajarkan: keajaiban lahir ketika kita berani menolak logika dan mengikuti irama kegilaan. 🌉💫
Aku Bisa Sulap, Bukan Sihir: Telepon yang Mengguncang Dunia
Dari malam sunyi di tepi sungai hingga ruang tamu mewah, setiap panggilan telepon bagaikan detonator emosi. Lu Chen tampak lemah, namun justru di situlah kekuatan tersembunyi—ketika dunia berhenti, ia masih mampu mengangkat ponselnya. 📱✨