Aku Bisa Sulap, Bukan Sihir
Roni, kultivator turun gunung yang mau nikah dengan tunangannya, Sinta. Tapi ia malah dipaksa menerima taruhan bernilai triliunan. Lalu dia dan Sinta bersama melakukan pertunjukkan live streaming sulap. Setelah live streamingnya sukses, Roni dan Sinta ikut dalam reality show untuk pasangan, di sana hubungan mereka semakin erat dan akhirnya menikah.
Rekomendasi untuk Anda





Romantis Banget? Tidak, Ini Drama Dapur yang Nyata
Aku Bisa Sulap, Bukan Sihir bukan hanya soal memasak—ini adalah pertarungan ego, cinta, dan wajan yang belum dipanaskan. Wanita berkerudung kotak-kotak tersenyum manis, tetapi matanya berkata: 'Aku tahu semua rahasia kamu'. 🔥
Pria Pink vs Pria Hitam: Siapa yang Menang di Hatinya?
Pria berpakaian pink dengan kacamata emas tampak terkejut setiap kali pria berpakaian hitam berbicara—seperti karakter dalam Aku Bisa Sulap, Bukan Sihir yang sedang belajar bahwa keberanian bukan hanya soal berani memasak, tetapi berani mengakui perasaan. 💘
Live Streaming Jadi Saksi Bisu Konflik Keluarga
Orang menonton live sambil tertawa, namun di balik layar terjadi ketegangan nyata. Di Aku Bisa Sulap, Bukan Sihir, komentar 'tiga lipatan dagu' dan 'boomerang' justru memperjelas dinamika kelompok—siapa yang benar-benar peduli, siapa yang hanya ikut arus? 📱
Keranjang Sayur vs Kandang Kelinci: Metafora Cinta yang Lembut
Keranjang berisi paprika kuning dan daging segar berdampingan dengan kelinci putih di kandang—di Aku Bisa Sulap, Bukan Sihir, ini bukan sekadar setting dapur biasa, melainkan panggung di mana cinta dan konflik dimasak bersama, perlahan, tanpa api besar. 🥬🐇
Ayam Hidup vs Ayam Mati, Siapa yang Lebih Menakutkan?
Di Aku Bisa Sulap, Bukan Sihir, ayam hidup di kandang dibandingkan dengan ayam mati di atas meja menjadi simbol konflik antara kehidupan dan persiapan. Chef panik, pria berpakaian pink bingung—namun penonton justru sibuk membahas chemistry mereka 😂