Akulah Ratu Antagonis
Mirah jadi tokoh antagonis novel dan perlu mengumpulkan nilai kebencian. Namun saat sistem error, keluarganya bisa dengar pikirannya! Ia malah jadi kesayangan tiga kakaknya dan selamatkan keluarga dari kebangkrutan. Tunangannya, Alvan, pun jadi selalu ingin dekat dengannya. Apa Mirah bisa menyelesaikan tugasnya?
Rekomendasi untuk Anda



印尼.jpg~tplv-vod-rs:651:868.webp)

Dari Korban Jadi Penguasa Meja Kantin
Awalnya ditekan, dipaksa berlutut, bahkan dihina di depan umum—tetapi lihatlah bagaimana ia bangkit, mengangkat mangkuk, dan menatap semua dengan senyum dingin. Itulah momen klimaks kecil yang mengubah segalanya dalam Akulah Ratu Antagonis. Langkah berkuasa dimulai dari kantin 🍜🔥
Kantin sebagai Arena Pertempuran
Kantin bukan lagi tempat makan, melainkan medan perang psikologis. Gadis itu berjalan dengan piring di tangan, dikelilingi kelompok siswa yang menatap sinis. Setiap langkahnya dipenuhi tekanan—dan kita tahu, ini hanyalah permulaan dari kisah Akulah Ratu Antagonis yang penuh dendam dan strategi 💀
Ekspresi Mata yang Berbicara Lebih Keras dari Kata
Close-up mata gadis itu saat menerima kartu hitam—bukan air mata, melainkan keputusan. Di balik riasan tipis dan seragam putih, tersembunyi api yang akan membakar segalanya. Akulah Ratu Antagonis bukan tentang kejahatan, tetapi tentang siapa yang berani mengambil alih narasi 🌪️
Pria Berkacamata: Sang Dalang yang Tenang
Dia tidak banyak bicara, tetapi setiap gerak tangannya bagai instruksi rahasia. Pria berkacamata itu adalah arsitek kekacauan dalam Akulah Ratu Antagonis—dingin, cerdas, dan selalu satu langkah di depan. Apakah dia sekutu? Musuh? Atau justru sang ratu sejati? 🕶️
Kartu Hitam yang Mengubah Segalanya
Adegan penyerahan kartu hitam oleh pria berjas kepada gadis sekolah itu penuh ketegangan—seperti bom waktu yang siap meledak. Ekspresi wajahnya campur aduk: kaget, ragu, lalu perlahan menyembunyikan emosi. Ini bukan hanya transaksi, tetapi awal dari transformasi karakter dalam Akulah Ratu Antagonis 🎭