Permainan Bisnis dan Misteri Bunga
Pak Hugo menunjukkan ketertarikannya pada Bu Vivi, yang memiliki bakat finansial luar biasa meskipun latar belakang pendidikannya tidak menonjol. Sementara itu, Grup Lorin mengalami masalah keuangan dan hubungan bisnis yang tegang, terutama karena peran Leon sebagai CEO yang ditakuti. Konflik muncul ketika Grup Lorin dan Mosi terancam oleh proyek di Kota Hera, dan Pak Hugo memutuskan untuk membantu dirinya sendiri. Akhirnya, Bu Vivi menerima buket bunga misterius.Siapa yang mengirim buket bunga misterius untuk Bu Vivi?
Rekomendasi untuk Anda
Ulasan episode ini
Ulasan seru lainnya (5)




印尼.jpg~tplv-vod-rs:651:868.webp)
Resepsionis vs Bos: Siapa yang Lebih Gugup?
Dua wanita di meja resepsionis saling berpandangan seperti sedang bermain catur tanpa papan. Ekspresi mereka—tertahan, waspada, namun tetap elegan—menunjukkan bahwa dalam *Dalam Gelap Mencari Cinta*, setiap tatapan adalah senjata. 🔍
Folder Biru = Bahaya Tersembunyi?
Folder biru itu bukan sekadar dokumen—ia menjadi simbol ketegangan antara Xiao Yu dan Li Wei. Setiap halaman dibuka, emosi semakin memanas. *Dalam Gelap Mencari Cinta* gemar menyembunyikan bom waktu di balik kesan profesional. 💼💣
Catur di Tengah Rapat? Jenius atau Gila?
Meja rapat dipenuhi berkas, namun di sampingnya terdapat papan catur. Li Wei memegang bidak ratu seolah sedang memutuskan nasib seseorang. *Dalam Gelap Mencari Cinta* menggabungkan strategi bisnis dan cinta就 seperti permainan tanpa akhir. ♛
Bunga Merah Putih = Pesan yang Tak Diucapkan
Seorang pria lain muncul membawa buket bunga—namun bukan untuk Xiao Yu. Ironisnya, pada saat yang sama, Li Wei diam-diam memegang bidak catur. *Dalam Gelap Mencari Cinta* pandai menyampaikan konflik melalui simbol, bukan kata-kata. 🌹
Kalung Mutiara vs Jaket Krem: Pertempuran Gaya
Xiao Yu mengenakan mutiara, Li Wei memakai bros bulu—dua gaya, dua kepribadian, satu ruang kantor. *Dalam Gelap Mencari Cinta* bukan hanya tentang cinta, tetapi juga siapa yang benar-benar menguasai narasi. 👠✨