PreviousLater
Close

Berbakti Bukan Uang Episode 9

like3.6Kchaase13.2K

Kesibukan yang Menyakitkan

Adam terlalu sibuk dengan pekerjaannya di rumah sakit sehingga menunda kunjungannya kepada orangtuanya. Ibu Adam menanyakan mengapa dia belum datang, dan Adam berjanji akan datang setelah operasi selesai. Namun, ibunya melihat foto keluarga Adam yang bahagia, menunjukkan ketidakpuasannya terhadap prioritas Adam.Apakah Adam akhirnya menyadari pentingnya kebersamaan dengan orangtuanya?
  • Instagram

Ulasan episode ini

Dua Dunia Terpisah oleh Kaca

Putra berjalan di koridor modern, pakaian rapi, sementara Ibu berdiri di luar jendela—kainnya kusut, matanya berkaca. Mereka berbicara lewat telepon, tapi terpisah oleh kaca dan jarak emosional. Berbakti Bukan Uang menggambarkan generasi yang terjebak antara ambisi dan rasa bersalah. 🪞

Pose Keluarga vs Realitas Telepon

Di studio, mereka tersenyum, tangan saling menyentuh—sempurna untuk foto. Tapi saat telepon berdering, ekspresi Ibu berubah drastis. Putra tampak bingung, lalu terkejut. Berbakti Bukan Uang menunjukkan betapa mudahnya kita memerankan kebahagiaan, tapi sulit menjaga kejujuran dalam komunikasi. 📸

Ibu yang Tak Pernah Menyerah

Meski suaranya bergetar dan air mata mengalir, Ibu tetap memegang telepon erat. Dia tidak mengeluh, hanya bertanya: 'Kamu baik-baik saja?' Itulah inti Berbakti Bukan Uang—kasih tanpa syarat, meski anaknya lebih sering memegang ponsel daripada tangannya. ❤️

Putra: Antara Karier dan Panggilan

Dia berpakaian elegan, berbicara profesional, tapi matanya kosong saat mendengar suara Ibu. Detik-detik itu mengungkap konflik internal: dia ingin sukses, tapi takut kehilangan akar. Berbakti Bukan Uang bukan drama keluarga biasa—ini cerita tentang rasa bersalah yang diam-diam menggerogoti jiwa. 🎭

Kamera Menangkap Semua, Termasuk Dusta

Saat kru foto menyesuaikan pose, senyum mereka terlalu sempurna—seperti dipaksakan. Tapi kamera tak bisa merekam getaran tangan Ibu saat menelepon atau napas berat Putra. Berbakti Bukan Uang mengingatkan: kebahagiaan sejati tak butuh lighting, cukup kejujuran. 📱

Ulasan seru lainnya (3)