Mengatur Ulang Kehidupan
Pendiri Grup Soraya, Johan, dikhianati istri Sharon dan keluarganya, hartanya dirampas, kakinya dipatahkan lalu dibunuh. Terlahir kembali, ia kembali ke saat krisis terjadi. Kali ini ia menuntut balas, mengumpulkan bukti kejahatan keluarga Halim, menceraikan Sharon, dan membuat mereka dihukum, lalu memulai hidup baru bersama Nan Xue.
Rekomendasi untuk Anda





Tiga Wanita, Satu Meja, Banyak Rahasia
Perempuan dalam gaun hijau, pink, dan hitam bukan sekadar penonton—mereka adalah pemicu krisis. Ekspresi mereka saat pria marun ketahuan curang? Luar biasa! Mereka tidak teriak, tapi matanya sudah bicara: 'Kamu selesai.' 💎✨ Mengatur Ulang Kehidupan memang jago membaca emosi.
Pria Hitam dengan Gelas Champagne: Siapa Sebenarnya Dia?
Dia datang pelan, gelas champagne di tangan, senyum tipis—tapi mata tajam seperti elang. Di tengah kekacauan, dia tetap tenang. Bukan pahlawan, bukan penjahat... tapi arsitek tak terlihat dari semua kejadian. Mengatur Ulang Kehidupan sukses membuat kita penasaran sampai detik terakhir. 🥂🕵️
Remote Curang & Pisau Dekoratif: Detail yang Berbicara
Remote hitam dengan lampu merah, lalu pisau dekoratif di karpet merah—ini bukan aksesoris sembarangan. Setiap detail dalam Mengatur Ulang Kehidupan dipilih untuk menyampaikan tekanan, ancaman, dan kegagalan kontrol. Bahkan saat mereka berlutut, kita tahu: ini baru babak pertama. ⚔️📉
Lutut di Karpet Merah: Kekalahan yang Dihormati
Mereka berlutut—bukan karena lemah, tapi karena tahu kapan harus menunduk. Pria marun, wanita pink, dan wanita hijau bersatu dalam kekalahan yang elegan. Di dunia Mengatur Ulang Kehidupan, kehormatan bukan soal menang, tapi soal bagaimana kamu jatuh tanpa kehilangan martabat. 🌹🪞
Kecerdasan vs Kekuasaan di Meja Roulette
Adegan di meja roulette dalam Mengatur Ulang Kehidupan benar-benar memukau—Bryan dengan dingin mengamati, sementara pria marun berusaha curang menggunakan remote. Tapi siapa sangka? Kekuasaan bukan di tangan yang menang, tapi di tangan yang tahu kapan harus diam. 🎲🔥