Surat Cinta yang Salah
Tujuh tahun lalu, sebuah surat cinta yang ditulis Vera menjadi awal segalanya. Di balik kesalahpahaman, tumbuh perasaan yang tak terucap. Namun cinta itu berakhir sebelum dimulai. Tujuh tahun kemudian, saat mereka kembali bertemu, hati yang lama terdiam mulai berdenyut lagi.
Rekomendasi untuk Anda




印尼.jpg~tplv-vod-rs:651:868.webp)
Surat Kecil, Ledakan Besar
Surat putih yang diberikan oleh wanita muda itu ternyata adalah bom waktu. Ibu dalam baju biru membacanya, lalu wajahnya berubah dari khawatir menjadi tegas—seperti seorang komandan yang baru saja menerima intelijen penting. Ini bukan makan siang, ini pertempuran diplomasi keluarga. 💥
Pria Berjas Krem vs Dunia Hitam
Li Wei dengan jas kremnya terlihat elegan, tetapi tatapannya tajam seperti pedang yang tertutup sutra. Di seberang, pria berpakaian hitam dengan bros misterius diam—namun jari berlian di tangannya berbicara lebih keras daripada kata-kata. Surat Cinta yang Salah bukan soal cinta, melainkan soal kekuasaan yang terselubung di balik hidangan. 🕊️
Perempuan dengan Kacamata: Si Penjaga Rahasia
Ia tidak banyak bicara, tetapi setiap kali ia menoleh ke arah ibu, terdapat kode tak terucap. Kacamata tipisnya mencerminkan cahaya lampu gantung—seperti layar monitor yang sedang memproses data rahasia. Di Surat Cinta yang Salah, keheningannya justru paling berisik. 🤫🔍
Meja Bundar, Hati yang Retak
Meja bundar seharusnya melambangkan kesatuan, tetapi di sini justru menjadi arena pembagian wilayah pengaruh. Setiap orang duduk di posisi strategis: Li Wei di tengah, ibu di kanan, perempuan muda di kiri—sebagai penyeimbang atau peluru tersembunyi? Surat Cinta yang Salah benar-benar tentang siapa yang berani mengambil langkah pertama. 🎯
Meja Makan yang Penuh Drama
Di meja makan Surat Cinta yang Salah, setiap sendok dan garpu seolah memiliki kisah tersendiri. Ekspresi Li Wei saat melihat surat itu—dingin, namun matanya bergetar. Wanita berkacamata diam, tetapi jemarinya menggenggam kain meja seperti sedang memegang rahasia besar. 🍷✨