Bab Kita Sudah Selesai
Celine menyaksikan sendiri pengkhianatan suaminya, Adrian. Malam itu, dia menghubungi nomor asing itu dan menikahi pria yang berkuasa tertinggi. Pertemuan mereka yang tak terduga itu, justru terjadi di pesta pernikahan Celine.
Rekomendasi untuk Anda






Detail Jaket & Brokat: Bahasa Cinta yang Tak Terucap
Jaket tweed berkilau Lee Min-ji vs bros berlian di kemeja pria itu—dua simbol status, dua cara menyembunyikan kerapuhan. Bab Kita Sudah Selesai memilih kostum sebagai narator diam. Mereka tak bicara, tapi baju mereka berteriak 💎
Pintu Kayu sebagai Metafora Hubungan
Pintu kayu yang dibuka, ditutup, ditepuk pelan—setiap gerakan tangan pria itu dalam Bab Kita Sudah Selesai adalah keputusan yang tak bisa ditarik kembali. Pintu bukan hanya pintu, tapi batas antara 'masih ada' dan 'sudah selesai' 🚪
Laki-laki dengan Kacamata: Penonton yang Tersesat di Cerita Orang
Laki-laki berjas kotak-kotak itu bukan sekadar pengganggu—ia cermin kita: terkejut, bingung, lalu pasrah. Di Bab Kita Sudah Selesai, ia jadi penonton yang ikut merasakan sakit cinta tanpa tahu siapa yang harus disalahkan 😅
Rambut Berkuncir & Gelang Perak: Kenangan yang Masih Menempel
Gelang perak di pergelangan tangan Lee Min-ji, rambutnya yang tetap terikat meski hati berantakan—detail kecil dalam Bab Kita Sudah Selesai yang mengatakan: dia masih berusaha terlihat utuh, padahal sudah retak dari dalam 🕊️
Ekspresi Wajah yang Bercerita Lebih dari Dialog
Dalam Bab Kita Sudah Selesai, ekspresi Lee Min-ji saat melihat pria itu berdiri lalu pergi—matanya bergetar, bibir menggigit, napas tertahan. Tanpa kata, kita tahu: ini bukan akhir biasa. Itu adalah detik ketika harapan pecah perlahan 🌧️