Bab Kita Sudah Selesai
Celine menyaksikan sendiri pengkhianatan suaminya, Adrian. Malam itu, dia menghubungi nomor asing itu dan menikahi pria yang berkuasa tertinggi. Pertemuan mereka yang tak terduga itu, justru terjadi di pesta pernikahan Celine.
Rekomendasi untuk Anda






Si Pria di Koridor: Antara Harap dan Cemas
Ia berdiri di lorong mewah, mengenakan jas hitam berkilau, tangan di saku—namun matanya tak tenang. Saat melihat ponsel, ekspresinya berubah drastis. Pesan dari 'Celine' mengguncangnya. 'Bab Kita Sudah Selesai' bukan hanya judul, melainkan kalimat yang menggantung di udara. 😶🌫️
Detail yang Berbicara Lebih Keras dari Dialog
Casing HP Hello Kitty versus mahkota berlian, gaun mewah versus telepon darurat—seluruh kontras ini menyiratkan ketegangan emosional. Bukan pernikahan biasa; ini adalah 'Bab Kita Sudah Selesai' yang dipenuhi keraguan, harapan, dan keputusan mendadak. Setiap detail bercerita dengan lantang. 💎📞
Refleksi di Cermin, Refleksi di Hati
Saat ia menatap dirinya di cermin sambil berbicara di telepon, kita melihat dua versi: sang pengantin sempurna dan wanita yang sedang mempertanyakan segalanya. 'Bab Kita Sudah Selesai' bukan akhir, melainkan titik balik yang diam-diam mengguncang segalanya. 🪞💔
Mereka Berjalan, Tapi Arahnya Berbeda
Ia berjalan keluar bersama ayahnya, gaun berkibar, namun matanya kosong. Di ujung lorong, ia melihatnya—dan ia pun membalas tatapan. Tanpa kata, hanya pandangan yang menyiratkan: 'Bab Kita Sudah Selesai'… atau belum? 🌫️✨
Pernikahan yang Tidak Jadi, Tapi Masih Berdebar
Pengantin dengan gaun berkilau dan mahkota kristal sambil menelepon menggunakan casing Hello Kitty—kontras yang membangkitkan rasa penasaran. Ekspresi wajahnya berubah dari cemas menjadi lega, lalu sedih. Di balik kemilau itu, tersembunyi kisah 'Bab Kita Sudah Selesai' yang belum benar-benar usai. 🤍 #DramaPernikahan