PreviousLater
Close

Bab Kita Sudah Selesai Episode 67

like2.0Kchaase1.5K

Bab Kita Sudah Selesai

Celine menyaksikan sendiri pengkhianatan suaminya, Adrian. Malam itu, dia menghubungi nomor asing itu dan menikahi pria yang berkuasa tertinggi. Pertemuan mereka yang tak terduga itu, justru terjadi di pesta pernikahan Celine.
  • Instagram

Ulasan episode ini

Chat Grup yang Menghancurkan Malam Itu

Pria itu membuka ponsel, melihat pesan 'BOSS! KJ marah!' dan 'Segera rapat darurat!'—lalu menutupnya perlahan. Ekspresinya tak berubah, tetapi matanya bergetar. Di balik senyum formal di acara perjamuan, ada keheningan yang lebih keras dari teriakan. Bab Kita Sudah Selesai bukan hanya judul, tetapi kalimat akhir yang ditulis dalam diam. 📱

Rapat Siang vs Pidato Malam: Dua Dunia yang Tak Bisa Bersatu

Siang hari, ia memimpin rapat dengan tegas; malam hari, ia berdiri di tengah keramaian tetapi terlihat paling sendiri. Nona Celine berpidato dengan suara mantap, tetapi tangannya gemetar saat mengangkat gelas. Mereka berdua hadir di satu ruang, tetapi jiwa mereka sudah berada di bab yang berbeda. Bab Kita Sudah Selesai—dan tidak ada *rewind*. 🎤

Orang-orang di Latar Belakang yang Lebih Bercerita

Perhatikan wanita di kursi kiri—matanya tak lepas dari pria itu, sementara rekan lain sibuk mengambil foto. Ada yang tersenyum, ada yang menghindar. Di tengah perayaan, mereka adalah penonton dalam drama yang tak diundang. Bab Kita Sudah Selesai bukan hanya tentang dua orang, tetapi tentang siapa yang masih percaya pada akhir yang bahagia. 👀

Gelas Anggur sebagai Simbol Terakhir yang Tak Pernah Diteguk

Ia mengangkat gelas, tetapi tidak minum. Semua orang menunggu toast, tetapi ia hanya berhenti di udara—seperti hubungan mereka yang tak pernah benar-benar pecah, hanya… berhenti. Di balik dekorasi mewah dan lampu kristal, Bab Kita Sudah Selesai ditandai bukan dengan kata-kata, tetapi dengan kebisuan yang sangat berisik. 🍷

Dia Datang dengan Gaun Hitam, Tapi Hatinya Sudah Pergi

Nona Celine masuk dengan anggun, tetapi tatapannya kosong—seolah sudah tahu Bab Kita Sudah Selesai sebelum pidato dimulai. Pria di belakang podium diam, jarinya menggenggam gelas anggur seperti mencari jawaban. Mereka berdua tidak saling memandang, meskipun semua orang menunggu mereka menyentuh tangan. 💔 #DramaKantor