Bab Kita Sudah Selesai
Celine menyaksikan sendiri pengkhianatan suaminya, Adrian. Malam itu, dia menghubungi nomor asing itu dan menikahi pria yang berkuasa tertinggi. Pertemuan mereka yang tak terduga itu, justru terjadi di pesta pernikahan Celine.
Rekomendasi untuk Anda






Pria dalam Jas Hitam & Rasa Bersalah
Dia berjalan pelan di taman, jas rapi, tapi tangannya menggenggam erat—seperti mencoba menahan sesuatu yang sudah lepas. Bab Kita Sudah Selesai mengajarkan: kadang, yang paling sunyi bukan diam, tapi langkah kaki yang tak lagi punya tujuan. 🌿
Merah Bibir vs Hijau Daun
Kontras warna di Bab Kita Sudah Selesai bikin napas tertahan: merah menyala di bibirnya, hijau lembut di latar, uap putih yang mengaburkan batas antara cinta dan penyesalan. Mereka berdua tahu—ini akhir, bukan jeda. 🎐
Ciuman di Bawah Kabut
Ciuman itu datang saat air masih mendidih, tapi hati mereka sudah dingin. Bab Kita Sudah Selesai memilih momen paling tragis: ketika tubuh saling dekat, jiwa justru berlari ke arah berbeda. 🫠
Wanita Berbaju Hitam yang Tak Lari
Dia tidak kabur saat dia berdiri di tepi kolam. Dia berbalik, menatap lurus—seperti mengatakan: aku tahu ini akhir, tapi aku tetap akan berdiri tegak di tengah hujan kenangan. Bab Kita Sudah Selesai adalah tentang keberanian yang tak terlihat. 🕊️
Air Panas yang Penuh Dendam
Bab Kita Sudah Selesai bukan cuma soal cinta, tapi juga luka yang tak pernah kering. Uap air panas jadi tirai antara keintiman dan kehancuran—dia menyentuh bahunya, tapi matanya menatap jauh ke arah yang sama sekali berbeda. 💔