Konflik Pabrik
Arman, yatim piatu yang jadi konglomerat, menyamar untuk ungkap korupsi dan eksploitasi di pabrik dan perusahaan anak grupnya, menindak para pelaku, memperbaiki pabrik, menyelamatkan warga, lalu saat reuni SMA buka identitas untuk membalas dendam dan menemukan cinta sejati.
Rekomendasi untuk Anda




.jpg~tplv-vod-rs:651:868.webp)

Ekspresi Saat Dihina dengan Senyum
Cewek berjas cokelat itu diam, namun matanya menyampaikan segalanya saat pria berjas hitam berdiri. Di Konflik Pabrik, kekuasaan bukan terletak di kursi—melainkan pada cara seseorang meletakkan sendok di mangkuk. Gaya pasif-agresif tingkat dewa 💼🔥
Botol Putih vs Gelas Merah: Simbol Kekuasaan
Botol Han Di Mao Jiu ditempatkan di tengah, sementara gelas anggur merah hanya sebagai pelengkap. Di Konflik Pabrik, tradisi versus modernitas bukan soal rasa—melainkan siapa yang berani lebih dulu mengangkat tangan. Semua tahu, ini bukan makan malam… ini pertempuran bisnis 🥂⚔️
Perempuan dengan Kalung Emas yang Tak Berbicara
Ia hanya mengangguk, lalu menunjuk ke arah menu—dan semua langsung berhenti. Di Konflik Pabrik, kekuatan terbesar bukan terletak pada suara yang keras, melainkan pada diam yang disengaja. Kalung emasnya berkilau, namun matanya lebih tajam daripada pisau dapur 🌹🤫
Pria Berjas Abu-abu: Master of Passive Aggression
Senyum tipis, tatapan ke bawah, lalu ‘oh’ pelan saat lawan bicara salah langkah. Di Konflik Pabrik, ia bukan antagonis—ia adalah cermin dari kesombongan yang terlalu percaya diri. Setiap gerak tangannya seperti bermain catur… tapi di atas meja makan 🎭♟️
Daftar Minuman yang Membuat Kepala Menggeleng-Geleng
Daftar harga di Konflik Pabrik membuat merinding—Chenmao Liquor Rp145 juta?! Wanita berjas cokelat itu tetap tenang membacanya, padahal di meja sudah terletak botol 'Han Di Mao Jiu' tahun 1935. Drama kelas atas yang tak perlu berteriak untuk menciptakan ketegangan 🍷✨