Konflik Pabrik
Arman, yatim piatu yang jadi konglomerat, menyamar untuk ungkap korupsi dan eksploitasi di pabrik dan perusahaan anak grupnya, menindak para pelaku, memperbaiki pabrik, menyelamatkan warga, lalu saat reuni SMA buka identitas untuk membalas dendam dan menemukan cinta sejati.
Rekomendasi untuk Anda




.jpg~tplv-vod-rs:651:868.webp)

Perempuan Berjas Krem: Senyum yang Menyembunyikan Luka
Ia datang dengan senyum sempurna, tangan terlipat rapi—namun matanya bercerita lain. Di balik profesionalisme Konflik Pabrik, tersembunyi seorang gadis yang pernah berteriak di kelas demi temannya. 💔👔
Kelas 12-6: Tempat Kenangan Jadi Senjata
Grup obrolan 'Kelas 12-6' bukan sekadar notifikasi—itu bom waktu. Saat pria itu membaca pesan, kita tahu: reuni bukan soal nostalgia, melainkan pertarungan tak terlihat dalam Konflik Pabrik. 📱💥
Tangan yang Menyerahkan Roti = Tanda Cinta yang Tak Terucap
Adegan tangan saling memberi roti di kelas—sederhana, namun mengguncang. Di sini, Konflik Pabrik mengingatkan: kadang cinta tertua lahir dari keberanian melindungi, bukan dari kata-kata. 🥖❤️
Malam di Mobil: Ketika Masa Lalu Datang Mengintip
Ia duduk di dalam mobil, gelap, lalu muncul sosok mantan musuh—kini berbulu tebal dan mengenakan rantai emas. Konflik Pabrik cerdas: masa lalu tak pernah benar-benar pergi, hanya menunggu momen tepat untuk kembali. 🌙🚗
Pria di Kantor vs Masa Lalu yang Tak Bisa Dihindari
Adegan kantor yang dingin kontras dengan memori kelas yang penuh emosi—Konflik Pabrik dengan cermat menyajikan dua dunia dalam satu jiwa. Pria itu menatap ponselnya, lalu tersenyum kecil... seolah mengingat sesuatu yang menyakitkan namun manis. 🕰️✨