Jangan Usik Orang Buta Itu
Wandi, seorang tukang pijat tunanetra, hidup sama istrinya yang lagi hamil. Keduanya saling sembunyikan identitas mereka. Dulunya, Wandi itu intelijen terhebat di dunia, dengan julukan “Sang Cahaya”. Sedangkan, Sarah itu pembunuh terbaik di Kelompok Arwah. Untuk lindungi keluarga kecil mereka, Wandi yang udah pensiun pun kembali lagi. Dalam sekejap, dunia jadi kacau dan semua orang ketakutan.
Rekomendasi untuk Anda



印尼.jpg~tplv-vod-rs:651:868.webp)

Si Merah yang Santai, Tapi Bahaya
Pemuda berjas merah duduk santai sambil memegang pisau lipat—senyumnya manis, tapi matanya dingin. Di Jangan Usik Orang Buta Itu, dia adalah badai dalam cangkir teh. Setiap kali ia tertawa, penonton justru merinding. Gaya busana? Nyaris teatrikal. Kekuasaan tersembunyi dalam kilau kain. 🔥
Ibu dengan Luka di Pipi, Cerita yang Tak Terucap
Wanita berbaju abu-abu dengan luka kecil di pipi—tak perlu dialog panjang, tatapannya sudah bercerita tentang pengkhianatan dan kesetiaan. Di Jangan Usik Orang Buta Itu, ia adalah simbol ketabahan yang rapuh. Gerakan tangannya saat berbicara seperti menggenggam masa lalu yang masih menyakitkan. 💔
Kacamata Bulat & Tongkat Hijau: Misteri Tanpa Suara
Pria berkacamata bulat dan jas hitam, diam tapi dominan. Ia tak banyak bicara, tapi setiap langkahnya membuat suasana tegang. Di Jangan Usik Orang Buta Itu, kehadirannya seperti detak jam pasir—mengingatkan bahwa waktu sedang habis. Tongkat hijau di tangannya bukan aksesori, tapi janji. ⏳
Pria Cokelat & Syal Motif: Emosi yang Meledak
Dia yang pakai jaket cokelat dan syal bermotif—emosinya meledak saat menunjuk ke arah tertentu. Di Jangan Usik Orang Buta Itu, ia adalah pembela yang terlalu sering disalahpahami. Ekspresi mukanya berubah dari sinis ke marah dalam satu napas. Karakter yang hidup, bukan sekadar pelengkap. 🎭
Kakek Berjubah Hitam, Mata Tidak Buta
Pria tua dengan jubah hitam dan tongkat kayu itu bukan sekadar tokoh latar—setiap gerak tangannya penuh makna. Di Jangan Usik Orang Buta Itu, ia seperti penjaga rahasia yang tahu lebih dari yang ditunjukkan. Ekspresi wajahnya berubah halus saat mendengar percakapan, seolah membaca udara. 🕵️♂️