PreviousLater
Close

Jangan Usik Orang Buta Itu Episode 28

like2.0Kchaase1.6K

Jangan Usik Orang Buta Itu

Wandi, seorang tukang pijat tunanetra, hidup sama istrinya yang lagi hamil. Keduanya saling sembunyikan identitas mereka. Dulunya, Wandi itu intelijen terhebat di dunia, dengan julukan “Sang Cahaya”. Sedangkan, Sarah itu pembunuh terbaik di Kelompok Arwah. Untuk lindungi keluarga kecil mereka, Wandi yang udah pensiun pun kembali lagi. Dalam sekejap, dunia jadi kacau dan semua orang ketakutan.
  • Instagram

Ulasan episode ini

Pria Kacamata Hitam vs Pedang Merah

Dia datang dengan kacamata bulat dan sikap dingin, tapi saat si Merah mengacungkan pedang berhias emas, napasnya berhenti sejenak. Kontras warna—hitam vs merah—bukan hanya gaya, tapi pertanda pertempuran antara keheningan dan amarah. 🔥 Jangan Usik Orang Buta Itu benar-benar memainkan simbol dengan cerdas.

Gadis Dua Kepang & Tato 'CKH'

Rambut pink-hitam, korset kulit, dan tato 'CKH' di pipi—dia bukan anak sekolah, tapi pembawa kutukan. Tatapannya kosong tapi penuh ancaman. Di Jangan Usik Orang Buta Itu, dia mungkin satu-satunya yang tahu siapa sebenarnya 'orang buta' itu. 🩸

Lelaki Jas Hitam & Pistol yang Tak Ditembakkan

Pistol di tangannya gemetar, tapi matanya tak berkedip. Dia bukan penjahat—dia korban yang dipaksa jadi algojo. Adegan itu membuatku bertanya: apakah dia akan menembak, atau justru meletakkan pistol dan berlutut? Jangan Usik Orang Buta Itu suka mainkan ketegangan dalam diam. 🤫

Adegan Halaman: Api Muncul dari Tanah

Semua berdiri membentuk lingkaran, lalu—*whoosh*—api muncul dari tengah karpet! Bukan efek CG murahan, tapi asap dan cahaya alami yang bikin suasana jadi sakral & menyeramkan. Ini bukan drama biasa; ini ritual yang salah langkah bisa bunuh semua. 🔥 Jangan Usik Orang Buta Itu benar-benar berani.

Nenek Berjubah Abunya Menyembunyikan Dendam

Jubah abu-abu yang robek dan tongkat ularnya bukan sekadar kostum—itu senjata diam-diam. Ekspresi Nenek di Jangan Usik Orang Buta Itu seperti menyimpan rahasia kematian. 😶‍🌫️ Setiap senyumnya menggigil, seolah tahu semua yang tersembunyi di balik pintu kayu tua itu.