PreviousLater
Close

Jangan Usik Orang Buta Itu Episode 34

like2.0Kchaase1.6K

Jangan Usik Orang Buta Itu

Wandi, seorang tukang pijat tunanetra, hidup sama istrinya yang lagi hamil. Keduanya saling sembunyikan identitas mereka. Dulunya, Wandi itu intelijen terhebat di dunia, dengan julukan “Sang Cahaya”. Sedangkan, Sarah itu pembunuh terbaik di Kelompok Arwah. Untuk lindungi keluarga kecil mereka, Wandi yang udah pensiun pun kembali lagi. Dalam sekejap, dunia jadi kacau dan semua orang ketakutan.
  • Instagram

Ulasan episode ini

Wandi vs Joly: Konflik Keluarga yang Membara

Wandi dengan kartu identitasnya dan Joly dengan ekspresi cemas—dua karakter yang saling tarik-menarik dalam dinamika keluarga Gunawan. Adegan penyerahan kartu itu bukan hanya transaksi, tapi simbol pengakuan dan penolakan. Jangan Usik Orang Buta Itu pintar menyembunyikan luka di balik tatapan dingin. 💔

Tarman Sinar: Adik yang Tak Ingin Dijadikan Bayangan

Tarman Sinar dengan jaket kulit dan ekspresi penuh pertanyaan—dia bukan sekadar 'adik kembar', tapi sosok yang sedang mencari identitas di tengah bayang-bayang Gao Sinar. Setiap tatapannya di Jangan Usik Orang Buta Itu seperti berteriak tanpa suara. 🔥

Kostum & Aksesori: Bahasa Tubuh yang Lebih Keras dari Dialog

Anting petir Joly, kacamata steampunk Wandi, kalung berlian sang wanita misterius—semua bukan dekorasi sembarangan. Di Jangan Usik Orang Buta Itu, setiap aksesori bercerita lebih dalam daripada dialog. Fashion jadi senjata psikologis. 👓⚡

Orang Buta yang Tidak Buta: Metafora Paling Tajam

Pria dengan tongkat hijau bukan buta secara fisik—tapi dia satu-satunya yang 'melihat' kebenaran di tengah kerumunan yang pura-pura buta. Jangan Usik Orang Buta Itu menggoda kita: siapa sebenarnya yang buta? Yang menutup mata, atau yang tak mau melihat? 🕶️

Pulau Arwah yang Menyembunyikan Rahasia

Adegan pembuka dengan Pulau Arwah yang suram dan reruntuhan rumah di tepi laut langsung membangun atmosfer misteri. Jangan Usik Orang Buta Itu tidak main-main dalam membangun dunia—setiap detail, dari kabut tebal hingga tekstur batu, terasa seperti undangan masuk ke dalam mimpi buruk yang nyata. 🌫️