PreviousLater
Close

Jangan Usik Orang Buta Itu Episode 36

like2.0Kchaase1.6K

Jangan Usik Orang Buta Itu

Wandi, seorang tukang pijat tunanetra, hidup sama istrinya yang lagi hamil. Keduanya saling sembunyikan identitas mereka. Dulunya, Wandi itu intelijen terhebat di dunia, dengan julukan “Sang Cahaya”. Sedangkan, Sarah itu pembunuh terbaik di Kelompok Arwah. Untuk lindungi keluarga kecil mereka, Wandi yang udah pensiun pun kembali lagi. Dalam sekejap, dunia jadi kacau dan semua orang ketakutan.
  • Instagram

Ulasan episode ini

Perempuan '98' dan Ekspresi yang Tak Terbaca

Ia berdiri dengan lengan disilangkan, anting petir berwarna pink menyala di tengah suasana suram. Wajahnya datar, tetapi matanya menyampaikan ribuan kata. Dalam Jangan Usik Orang Buta Itu, ia bukan sekadar penonton—ia adalah pengamat tersembunyi yang tahu lebih banyak daripada yang tampak. Siapa sebenarnya dia? 🌩️

Kacamata Bulat & Kekuasaan yang Diam

Pria berkacamata bulat itu tidak banyak berbicara, tetapi setiap tatapannya menusuk. Ia memegang tongkat, bukan sebagai alat bagi orang buta—melainkan simbol otoritas. Dalam Jangan Usik Orang Buta Itu, kebutaan justru memberinya keunggulan: ia mendengar lebih jelas, merasakan lebih dalam. Kita yang ‘melihat’ justru buta terhadap kebenaran. 👁️

Ritual Minum yang Bukan Sekadar Minum

Menuangkan cairan dari gelas kecil ke gelas besar—bukan adegan biasa. Ini adalah ritual pengujian, tekanan psikologis, atau mungkin janji darah? Setiap tetes bergema di ruang gudang yang kosong. Jangan Usik Orang Buta Itu berhasil menjadikan hal sederhana terasa sakral dan mencekam. Gelas pecah = jiwa yang retak. 🥃

Jaket Kulit vs Dunia yang Gelap

Jaket kulit berbulu putih—kontras sempurna dengan latar belakang kumuh. Ia tampak muda, tetapi cara berdirinya, memandang, dan menilai… seperti orang yang telah menyaksikan terlalu banyak. Dalam Jangan Usik Orang Buta Itu, ia bukan pahlawan, bukan penjahat—ia adalah pertanyaan yang belum terjawab. Siapa sebenarnya yang benar-benar buta di sini? 🖤

Gelas-gelas yang Berbicara

Adegan di gudang dengan deretan gelas kecil itu membuat tegang! Pria berjaket kulit hitam tampak tenang, tetapi gerakannya presisi seperti sedang memainkan permainan hidup-mati. Jangan Usik Orang Buta Itu bukan hanya judul—ini metafora yang nyata. Api dupa menyala, waktu berjalan lambat... siapa yang akan menyerah lebih dulu? 🔥