Versi asli
(Sulih suara) Makin Boros, Rezeki Malah Lancar
Kevin, seorang pria yang dikhianati mantan pacarnya tiba-tiba membangkitkan sistem misterius yang memberinya kekayaan berlipat ganda setiap kali ia menghabiskan uang untuk wanita. Dari nol, ia naik ke puncak dan terjebak dalam romansa dengan empat wanita berbeda.
Rekomendasi untuk Anda





Drama Jalanan vs Cinta Sejati
Mobil mewah berderet, tetapi yang menjadi fokus justru Feli di atas skuter biru. Kontras antara kemewahan dan kesederhanaan menjadi metafora kuat: cinta tidak memerlukan pameran, cukup kejujuran dan pengorbanan. Adegan ini membuat hati meleleh 💔➡️💖
Sistem Sultan Aktif? Wah, Plot Twist!
Saat Feli terbaring, muncul hologram sistem—ini bukan drama biasa, melainkan *sci-fi romansa*! (Sulih suara) Makin Boros, Rezeki Malah Lancar memadukan fantasi teknologi dengan realitas sosial. Ending-nya tidak tragis, justru menjadi awal dari keberuntungan baru 🤖💍
Pengantin Putih vs Pria Kuning: Simbolisme Gila
Warna putih = kemurnian, kuning = pengorbanan & harapan. Feli dalam jaket kuning terjatuh, namun justru menjadi kunci kebahagiaan pasangan. Visualnya kuat, narasinya mendalam. Tidak heran viral—ini bukan sekadar pernikahan, melainkan ritual transformasi jiwa 🌟
Kalau Dia Mati, Kita Semua Jadi Saksi
Adegan 'Hajar dia sampai mati!' lalu Feli benar-benar terkapar—namun kita tahu ini bersifat teatrikal. Justru di sini penonton diajak merefleksikan: apakah kita sering menghakimi tanpa mengetahui latar belakangnya? (Sulih suara) Makin Boros, Rezeki Malah Lancar mengajarkan empati melalui drama jalanan yang nyata 😢🙏
Feli, Kamu Jatuh di Hari Bahagia
Adegan Feli terjatuh di tengah rombongan pengantin membuat jantung berdebar-debar! Namun justru di sinilah klimaks emosionalnya—dia rela menjadi 'korban' demi kebahagiaan pasangan. (Sulih suara) Makin Boros, Rezeki Malah Lancar benar-benar menggambarkan ironi hidup yang manis 🎬✨