PreviousLater
Close

Sang Putri Peramal Episode 24

like2.0Kchaase1.6K

Sang Putri Peramal

Pada malam pernikahan Cahaya, mempelai prianya tiba di kamar pengantin dengan membawa pisau, berniat membunuhnya. Cahaya tetap tenang dan menyatakan bahwa suaminya tak akan membunuhnya karena dialah peramal terkemuka! Saksikan bagaimana ramalan Cahaya menjadi kenyataan
  • Instagram

Ulasan episode ini

Drama Kamar Tidur vs Drama Istana

Dari ranjang yang hangat ke halaman istana yang dingin—perubahan suasana dalam waktu sepuluh detik! Li Yu berubah dari lelaki lembut menjadi penguasa yang dingin. Sang Putri Peramal terjatuh, lalu menatapnya dengan air mata dan kemarahan. Kontras emosi ini membuat jantung berdebar kencang! 💔⚔️

Rambut, Anting, dan Tanda Darah

Detail kecil yang memukau: anting berbentuk kupu-kupu milik Sang Putri Peramal, rambut Li Yu yang acak-acakan saat sakit, serta tanda darah di dahinya—semua bercerita tanpa perlu dialog. Sang Putri Peramal bukan sekadar peramal; ia adalah saksi bisu atas tragedi yang tak terelakkan. 🦋🩸

Baju Merah yang Jatuh, Harapan yang Patah

Saat gaun merah Sang Putri Peramal terlepas dan jatuh ke lantai, itu bukan adegan sensual—melainkan simbol kehilangan kendali. Li Yu duduk diam, tatapannya kosong. Keduanya tahu: cinta mereka tidak akan selamat dari politik istana. Adegan ini membuatku menahan napas. 😢

Bulan Purnama & Kematian Lilin

Transisi dari bulan purnama ke lilin yang padam merupakan metafora sempurna bagi nasib Sang Putri Peramal dan Li Yu. Cahaya terakhir pun akhirnya hilang—dan keduanya terjebak dalam kegelapan akibat keputusan yang salah. Serial ini benar-benar serius dalam menggambarkan tragisnya cinta terlarang. 🌙🕯️

Ciuman di Bawah Lilin yang Nyaris Padam

Adegan ciuman antara Li Yu dan Sang Putri Peramal di bawah cahaya lilin yang berkedip—romantis, tetapi penuh ketegangan. Ekspresi mereka seolah menyembunyikan rahasia besar. Jari-jari saling menggenggam, napas tersengal... ini bukan hanya cinta, melainkan janji yang bisa berubah menjadi kutukan. 🕯️🔥