Sang Putri Peramal
Pada malam pernikahan Cahaya, mempelai prianya tiba di kamar pengantin dengan membawa pisau, berniat membunuhnya. Cahaya tetap tenang dan menyatakan bahwa suaminya tak akan membunuhnya karena dialah peramal terkemuka! Saksikan bagaimana ramalan Cahaya menjadi kenyataan
Rekomendasi untuk Anda



印尼.jpg~tplv-vod-rs:651:868.webp)

Sang Putri Peramal: Senyumnya Bisa Menghentikan Pedang
Dia tak bicara banyak, tapi setiap tatapan dan senyumnya di SANG PUTRI PERAMAL membuat Li Wei langsung meleleh. Bahkan saat dikepung pasukan, ia tetap tenang—seperti tahu segalanya sudah ditakdirkan. 💫 Gaya aktingnya halus, tapi menusuk ke hati. Siapa yang tahan?
Pasukan Datang, Tapi Drama Cinta Lebih Seru
Pasukan berdatangan dengan seragam hitam dan wajah serius—tapi penonton malah fokus pada ekspresi kaget Li Wei saat melihat Sang Putri Peramal tersenyum. 🤯 Di SANG PUTRI PERAMAL, konflik politik kalah dramatis dibanding detak jantung yang saling berpadu. Netshort bikin kita nafas tertahan!
Rambut Dihias, Hati Terluka
Aksesori rambut Sang Putri Peramal berkilauan di cahaya biru malam, tapi air mata yang tersembunyi lebih menghancurkan. Ia memeluk Li Wei bukan karena takut—tapi karena tahu ini mungkin terakhir kali. 🌙 SANG PUTRI PERAMAL sukses bikin kita ikut sesak di dada. Jangan main-main sama cinta di zaman kuno!
Pria Ketiga Muncul, Tapi Cinta Sudah Terlanjur Dalam
Muncul pria dalam gaun abu-abu, tampak tenang—tapi semua tahu: ia hanya latar belakang dari kisah Li Wei dan Sang Putri Peramal. 💔 Di SANG PUTRI PERAMAL, cinta sejati tak butuh kata-kata panjang, cukup satu pelukan di tengah kekacauan. Netshort, kamu jahat banget bikin kita baper!
Gengsi di Depan Pasukan, Tapi Matanya Berkata Lain
Di tengah malam yang dingin, Li Wei memegang tangan Sang Putri Peramal dengan erat—tapi matanya tak berani menatapnya. Saat pasukan muncul, ia berpura-pura tegar, padahal jantungnya berdebar kencang. 😅 Cinta yang tersembunyi di balik senjata dan baju zirah... sungguh menyedihkan tapi manis.